Non-Peraturan
                    
Link Tautan Terkait
Statistik Pengunjung
Online : 1 User
Hari Ini : 57
Kemarin: 49
Bulan Ini: 1302
Tahun Ini : 9240
Total Visitor: 66510
Total Hits: 99064 Hits
25 Mei 2019
Anggota JDIH - Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) - Bagian Hukum dan Perundang-undangan Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Tengah - Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Berita Hukum
Kegiatan Kadarkum Desa Belilik Kecamatan Namang Kabupaten Bangka Tengah TA. 2015
Kamis, 21 Januari 2016

 

Tumbuhkan Kesadaran Hukum dengan Konsistensi

Namang

Kesadaran hukum harus tumbuh dalam diri masing-masing orang dengan menerapkan sikap konsistensi terhadap ketaatan hukum. Karena apabila tidak konsisten dengan apa yang diucapkan untuk mentaati hukum, maka kesadaran hukum itu belum optimal.

“Artinya apa yang kita ucapkan mentaati aturan namun pada kenyataannya dalam perilaku kita tidak mentaati aturan sama saja sia-sia,” ujar Yulizar,SH Kepala Bagian Hukum dan Perundang-undangan sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Tengah yang mewakili Pj. Bupati Bangka Tengah usai membuka kegiatan sosialisasi keluarga sadar hukum (kadarkum), Jumat 27 November 2015 di balai desa Belilik Kecamatan Namang Kabupaten Bangka Tengah.

Lanjutnya, untuk menanamkan kesadaran hukum di masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja tetapi juga menjadi tanggung jawab semua pihak. “Yang terpenting adalah bagaimana kita memberikan kesadaran masyarakat untuk taat terhadap hukum,” kata Yulizar, SH.

Menurutnya, pemerintah Kabupaten Bangka Tengah ikut bertanggung jawab untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang hukum, baik melalui penyuluhan-penyuluhan hukum maupun melalui sosialisasi-sosialisasi menganai hukum.

“Salah satu sarana untuk memberi pemahaman kepada masyarakat mengenai hukum adalah melalui sosialisasi kadarkum ini seperti yang kita laksanakan saat ini dan kegiatan sosialisasi ini kami bekerjasa sama dengan pihak-pihak terkait seperti kejaksaan,” kata Yulizar.

Yulizar berharap, setelah mengikuti kegiatan sosialisasi kadarkum ini, masyarakat desa Belilik dan masyarakat Bangka Tengah pada umumnya makin meningkatkan kesadaran hukum dan ketaatan terhadap hukum. “Karena ketaatan hukum dan kesadaran hukum hanya akan terbentuk dari unit terkecil dari suatu masyarakat, yakni keluarga,” ujar Yulizar.

Penyuluhan hukum, kunci memecahkan persoalan hukum di masyarakat

Yulizar mengatakan, saat ini masyarakat semakin kritis, jeli dan memiliki kepekaan yang tinggi tentang masalah-masalah hukum. Namun patut juga disadari bahwa sikap kritis tersebut terkadang tidak didukung dengan pengetahuan dan pemahaman tentang hal-hal yang berkaitan dengan hukum secara teoritis maupun dalam aplikasinya sehari-hari.

“Untuk itu penyuluhan dan sosialisasi mengenai hukum dapat menjadi salah satu solusi yang mampu memecahkan persoalan hukum yang di hadapi masyarakat," ungkap Yulizar.

 

Kemudian Yulizar berharap melalui kegiatan penyulihan dan sosialisasi hukum ini akan terbentuk kelompok Kadarkum khususnya di desa Belilik yang nantinya akan diajukan menjadi kelompok Kadarkum Binaan.

kegiatan sosialisasi kadarkum ini digelar Bagian Hukum dan perundang-undangan Setda  Kabupaten Bangka Tengah di hadiri oleh Camat Namang, perwakilan dari Kejaksaan Negeri Koba dan nara sumber dari kemenkumham Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Adapun materi yang disampaikan dalam sosialisasi kadarkum ini adalah Undang-undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak serta Undang-undang Nomor 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga. (GUST/HUMAS)