Non-Peraturan
                    
Link Tautan Terkait
Statistik Pengunjung
Online : 1 User
Hari Ini : 71
Kemarin: 49
Bulan Ini: 1316
Tahun Ini : 9254
Total Visitor: 66524
Total Hits: 99078 Hits
25 Mei 2019
Anggota JDIH - Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) - Bagian Hukum dan Perundang-undangan Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Tengah - Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Berita Hukum
kuliah umum Bupati Bangka Tengah di STIE PERTIBA
Kamis, 02 Juni 2016

 

 

PANGKALPINANG –  Bupati Bangka Tengah, Erzaldi Rosman, Selasa (10/05) menjelang siang nampak begitu bersemangat menyampaikan orasi ilmiahnya di hadapan puluhan mahasiswa STIE Pertiba Pangkalpinang. Erzaldi memang sedang memberikan kuliah umum dengan mengangkat tema “Pengembangan Diri Untuk Menjadi Generasi Penerus Pembangunan Daerah Yang Amanah dan Sukses”.
Usai melaksanakan tugasnya, kepada wartawan ini Erzaldi Rosman pun mengatakan bahwa dirinya sengaja datang ke Kampus STIE Pertiba Pangkalpinang untuk memberikan motivasi kepada para mahasiswa STIE Pertiba khususnya tentang bagaimana agar dapat menjadi manusia yang mampu memberikan manfaat kepada manusia lainnya. Dan karena itu menurutnya bahwa pekerjaan ini harus dilakukan sedari sekarang.
“Saya memberikan motivasi, ilmu maupun pengalaman yang saya punya dan inilah yang saya sampaikan kepada mereka. Dan saya berharap semoga apa –apa yang kemudian telah saya bagikan kepada mereka tersebut dapat mereka praktekkan. Dan kalau ini bisa terapkan maka yakinlah bahwa bangsa maupun daerah kita ini akan semakin kuat dan lebih baik,” sebutnya.
Disingung mengenai adanya harapan pemerintah untuk mendukung ide program revolusi oranye yang pertama kali di bawa oleh Institut Pertanian Bogor (IPB) sebagai upaya pengembangan sektor Hortikultura terutama jenis buah-buahan di perkebunan.
Sehingga program ini diharapkan pula akan dapat lebih menyemarakan pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat melalui salah satunya adalah melalui pemberdayaan potensi
perkebunan lokal tdai.
Erzaldi  pun menyatakan dirinya menyambut baik atas rencana dari program tersebut. Bahkan sebelum-sebelumnya pun  pemkab Bangka Tengah telah fokus kepada pengembangan salah satu tanaman lokal yakni penanaman tanaman lada atau sahang. Namun saat ditanya kapan Babel akan bisa mendirikan sebuah pusat industri pengelohan lada, maka  jawabanya kata dia sangat tergantung bagaimana kesiapan sumber energi  di Babel, karena tanpa energi industri itu pun tidak akan bisa bergerak.
“Kenapa lada ini lebih ingin kita kembangkan, karena memang saya yakin bahwa tidak ada lada jenis apapun di dunia ini yang dapat menyaingi keuanggulan lada Bangka. Sedangkan kalau karet dan sawit banyak di kembangkan di mana-mana. Tapi sekali lagi saya yakin jikapun lada bisa di tanam di Vietnam ataupun China maka kualitasnya pasti beda apalagi rasanya. Sebabnya kalau potensi ini sudah kita punya  mengapa tidak kita manfaatkan secara lebih maksimal lagi,” sebutnya.
Erzaldi juga menyebut bahwa untuk pemberdayaan tanaman buah lokal pun ikut terus  diberdayakan. Karena yang pasti di program Pertanian dan Perkebunan Bangka Tengah akan konsen untuk mengembangkan budidaya buah-buahan, sayur, perikanan. Sehingga upaya ini diharapkan ke depan akan membuat Bangka Tengah khususnya tidak perlu lagi impor melainkan sudah bisa di penuhi dari daerah sendiri, “Seperti daun bawang  saat ini kita sudah bisa panen sendiri dan otomatis kita tidak lagi  terus pakai dari luar termasuk komditi bawang merah telah mulai bisa kita cukup sendiri, termasuk buah-buahan lokal seperti jeruk dan lainnya,”ujar Erzaldi.
Sementara itu Ketua STIE Pertiba, Wargianto mengatakan bahwa kuliah umum yang difasilitasi oleh pihaknya ini selain memang untuk tujuan silaturahmi, menambah wawasan mahasiswa di luar perkuliahan rutin yakni khususnya tentang perkembangan dunia bisnis tetapi sekaligus pula dalam rangkaian menyambut ulang tahun Yayasan Perguruan Tinggi Bangka STIH dan STIE yang akan berlangsung pada Oktober 2016 mendatang.
“Kami ingin dengan kegiatan ini juga bisa menjadi nilai tambah, sehingga mahasiswa  yang di  lulusan dari STIE Pertiba ini bisa semakin memiliki jiwa dan semangat berwirausaha, berkarakter serta amanah. Karena ini adalah salah satu modal untuk menjadi pemimpin dimasa depan yang lebih baik bagi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung maupun nasional dalam bidang ekonomi maupun lainnya.
Menurutnya semua pihak harus bersama dan bersemangat mendorong dan menggerakan roda perekonomian di Babel. Apalagi ditengah kondisi perlambatan perekonomian global saat ini dan tak pelak banyak pula dampak yang ditimbulkan terutama penurunan daya beli masyarakat yang cukup terasa.
“Kondisi ekonomi  nasional dan global yang mengalami perlambatan ini tidak seharunya membuat kita lemah mudah menyerah dan  kehilangan semangat untuk terus maju tetapi sebaliknya semua kondisi ini pun harus dibarengi dengan semangat kebangkitan melalui pengembangan sektor-sektor ekonomi kreatif sebagai alternatif dari industri timah yang melambat. Termasuk potensi dipertanian dan perikanan kelautan harus ikut bersama-sama dikembangkan supaya dapat memberikan manfaat yang lebih baik bagi masyarakat,” tambahnya.