Non-Peraturan
                    
Link Tautan Terkait
Statistik Pengunjung
Online : 1 User
Hari Ini : 1
Kemarin: 33
Bulan Ini: 1427
Tahun Ini : 13316
Total Visitor: 70586
Total Hits: 104305 Hits
22 Juli 2019
Anggota JDIH - Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) - Bagian Hukum dan Perundang-undangan Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Tengah - Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Berita Hukum
BATENG DAPAT PENGHARGAAN KABUPATEN PEDULI HAK ASASI 2018
Rabu, 19 Desember 2018

 

BATENG DAPAT PENGHARGAAN KABUPATEN PEDULI HAK ASASI MANUSIA 2018

 

 

 

 

    Kabupaten Bangka Tengah kembali mendapatkan penghargaan sebagai Kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) tahun 2018, Selasa (11/12/2018) di Kementerian Hukum dan HAM RI di Jakarta.

Kabupaten Bateng sendiri sudah tiga kali mendapatkan penghargaan tersebut sejak tahun 2016, 2017 dan terakhir 2018. Penghargaan tersebut langsung diterima oleh Bupati Bateng, Ibnu Saleh saat menghadiri peringatan hari HAM sedunia ke-70.

 

     Wakil Presiden, Jusuf Kalla yang mewakili presiden langsung memberikan penghargaan tersebut sekalian membuka acara hari HAM sedunia dengan tema Sinergi Kerja Peduli Hak Asasi Manusia.

Dalam acara tersebut, penyerahan penghargaan tersebut dibagi menjadi dua kategori yakni kabupaten/kota peduli HAM dan kabupaten/kota cukup peduli HAM.

 

      Bupati Bateng, Ibnu Saleh mengucapkan syukur atas diraihnya penghargaan tersebut. Menurutnya penghargaan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemda dalam menjunjung tinggi human right.

"Kita ingin daerah kita tetap menjunjung tinggi HAM, kita selalu melakukan hubungan baik dengan semua etnis agama maupun ras yang ada di Bangka Tengah,"jelas Bupati Ibnu Saleh, Rabu (12/12/2018)

Ibnu Saleh menambahkan, dalam meraih prestasi, Pemerintah selalu melibatkan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) dalam setiap keputusan yang berkaitan tentang keagamaan.

"Jika emang ada aturan yang menyinggung agama atau kelompok, kita selalu berdiskusi agar tidak ada yang merasa terkucilkan atau disampingkan,"lanjutnya

 

Bupati berharap agar seluruh warga Bangka Tengah dapat saling menghargai antar sesama dan tetap kompak sehingga tidak terjadi gesekan antar suku ataupun agama.